Asisten Rumah Tangga

Saya telah membuang kosakata pembantu dari pikiran saya.

Saya anggap bahwa kata itu adalah kata jadul feodalisme. Saya lebih suka dengan sebutan asisten rumah tangga yang bukan saja berbau sophisticated dan agak chic, tetapi memang menunjukkan tugas yang sebenarnya. Pembantu adalah orang yang membantu, tapi bisa dalam bidang yang beragam: bantu cuci mobil, bantu ngurusin kebun dan sebagainya. Kalau asisten rumah tangga, lebih bisa dilihat sebagai asisten (bukan bos) yang tugasnya memfasilitasi sehinga seluruh urusan RUMAH TANGGA dapat berjalan lancar.

Menurut trend yang saya amati akhir-akhir ini, semakin sedikit orang-orang yang mau menjadi Asisten RT ini. Dari sekian banyak alasan, keinginan orang-orang muda yang tinggal di kampung untuk bekerja di pabrik, adalah sesuatu yang signifikan. Hal ini memperlihatkan bahwa proses industrialisasi yang menggeser pola agraris sudah semakin jelas dampaknya. Bekerja di pabrik, bareng dengan teman-teman yang lain sepertinya sudah semakin menarik bagi mereka meskipun di sisi lain, mereka juga dihantui oleh PHK masal, pabrik tutup dan perlakuan diskriminatif sampai pelecehan seksual.

Jaman dahulu, para asisten RT ini biasanya menjadi anggota keluarga. Di saat saya kecil, si Mbok bukanlah seseorang yang kerjanya disuruh-suruh mulu. Ia adalah “additional member” dari keluarga kami. Di saat sekarang, mungkin hanya pada individu-individu tertentu saja, konsep “mengabdi” dan loyalitas semacam itu ada. Sekarang, mengurus rumah tangga hanya sekedar menjadi sebuah pekerjaan (yang terkadang dilakoni tanpa hati) dan posisi sebagai asisten RT bukanlah sesuatu yang terlalu berarti.

Diluar semuanya, saya sungguh beruntung dan bersyukur bahwa di dunia ini masih ada orang yang mau menjadi asisten RT. Alangkah repot dan amburadulnya rumah saya tanpa mereka. Seperti baru-baru ini, kami ditinggal pergi oleh si Mbak. Wah, rumah rasanya jadi…….Apalagi si adek lagi seneng banget berantem dengan si teteh. Waduh! Alhamdulillah, kami cepat mendapat penggantinya. Kalau tidak…..hiii, susah deh ngebayangin rumah jadi seperti apa. Jadi…

HIDUP ASISTEN RUMAH TANGGA!

Tanggapi posting ini