SEBERAPA BAHAGIAKAH ANDA, INDONESIANIS?

4usxqavwv2mv3h2xb0w4xz4515012008140503.gif

Kalau Anda menanyakan hal itu kepada NEF (New Economic Foundation) – sebuah organisasi non-pemerintah yang berada di Inggris – maka jawabannya: cukup berbahagia. Riset yang mereka buat dan dipublikasikan pada bulan Juni 2006 menghasilkan “Happy Planet Index”. Index ini adalah yang pertama mengkombinasikan antara dampak lingkungan dalam tingkat kesejahteraan hidup untuk mengukur tingkat efisiensi lingkungan di dalam sebuah negara yang menghasilkan kehidupan yang panjang dan bahagia. Hasilnya adalah sebuah temuan yang cukup mengejutkan[1]:/

 

Pertama, ternyata negara-negara maju di dunia yang tergabung dalam kelompok G8, bukanlah negara yang paling berbahagia di dunia. Tercatat bahwa Inggris ternyata berada pada posisi 108 (berada di bawah Libya) sedang Amerika Serikat berada pada posisi 150. Sementara itu. Italia berada pada posisi 66, Jerman 81, Jepang 95, Kanada 111, Perancis 129 dan Rusia 172. Pertanyaan yang wajar adalah: mengapa? Ternyata dalam penelitian ini, mereka menjawab bahwa terkadang negara-negara industri ini mengesampingkan faktor lingkungan dalam pembangunan. Akibatnya masyarakat tidak merasa bahagia karena tingkat pendapatan tinggi mereka harus dibayar dengan kerusakan ekologi yang cukup besar.  

 

Kedua, Negara yang “paling bahagia” di dunia adalah sebuah pulau kecil di Pasifik yaitu : pulau Vanuatu. Populasi dari negara ini hanya 209.000 orang dan tingkat GDP-nya ($2,900) hanya nomor 207 dari 233 negara di dunia. Negara yang mengandalkan income-nya dari pertanian dan turisme ini mendapat tingkat yang paling tinggi karena masyarakatnya :

 

a). Tidak merasa terlalu stress dengan kehidupannya,

b). Hidup hingga rata-rata mencapai umur 70 dan

c). Pembangunan yang mereka jalankan tidak terlalu merusak lingkungan ekosistem yang mereka punyai.

 

Ini menandakan bahwa ukuran sebuah negara dan tingkat GDP tidak berpengaruh terhadap tingkat kebahagiaan masyarakatnya. Balik ke pertanyaan awal, berdasarkan riset ini kita (Indonesia) berada di posisi 23 dengan skor 57,90 jauh di atas Cina yang menduduki posisi 31 juga Malaysia yang berada di posisi 44. So, berbahagialah Anda!

 

Tanggapi posting ini