Sulit sekali untuk menentukan cinta itu apa dan dimana ia berada. Kita tak pernah dapat memposisikan cinta sebagai sesuatu yang biological-kah (pengaruh dari hormonal manusia), emosi atau berkaitan dengan intelektualitas tertentu. Karenanya, sangat mustahil untuk mengetahui bagaimana pasangan yang saling bertolak belakang dapat bertahan awet sepanjang hayat sedangkan yang punya banyak kesamaan malah jadi berantakan.
Sangat tidak mungkin untuk menghindari pemberitaan tentang KD dan Anang akhir-akhir ini. Di berbagai media (tertulis maupun layar kaca) berita rencana perceraian mereka terus beredar tanpa berhenti. Sebagian besar orang terkaget-kaget karena hal ini, mereka susah mengerti mengapa pasangan yang sudah lama bertahan ini malah sepakat untuk berpisah. Isyu perselingkuhan mengemuka dan akhirnya berubah menjadi topan pemberitaan yang melodramatis. Kini, para reporter bak hewan kelaparan berlomba-lomba untuk meliput kehidupan kedua artis tersebut.
Cinta, memang tidak cukup untuk mengawetkan hubungan dua pasang manusia.
Diperlukan komitmen, komunikasi dan pengorbanan dari kedua belah pihak untuk melanggengkannya. Kesediaan untuk menerima kelebihan dan (terutama) kekurangan orang lain. Tak salah, jika perkawinan merupakan salah satu (dari sekian banyak) cara untuk mendewasakan seseorang.
Perkawinan juga akan merubah cinta seseorang. Jika saat pacaran, kita mencintai seseorang itu kurang lebih merupakan keinginan untuk memiliki. Pada saat perkawinan, cinta yang lebih bernuansa eros , akan memudar dan digantikan dengan cinta yang berkomitmen. Dengan komitmen, cinta dan perbedaan menjadi hal yang dapat diterima dan ditolerir. Karenanya, banyak pasangan yang tidak bertahan. Mungkin karena mereka mengimpikan sebuah cinta yang sama dengan saat-saat mereka pacaran. Cinta yang penuh madu dan bukan cinta yang membuat kita mampu melalui jalur yang penuh liku.
So, bagi mereka yang ingin menikah….(dee, banyak nih kayaknya), sudahkan Anda siap untuk menerima si Dia apa adanya? Sudahkan siap menerima kenyataan bahwa cinta kan berubah? Atau siapkah Anda untuk mendahulukan orang lain sebelum Anda sendiri?
Posted by wira on September 22, 2009 at 11:32 pm
pernikahan memang benar2 membutuhkan komitmen, banyak rintangan yang harus dilewati
Posted by bisma on September 30, 2009 at 3:29 am
setujuuuu……seperti perahu mengarungi lautan…banyak ombak yang tinggi yang akan menerjang……
Posted by ANDY on Oktober 7, 2009 at 1:06 pm
Pernikahan memerluakn banyak sekali persiapan cz banyak hal yang kita tdk duga akan terjadi diluar sana.
Posted by bisma on Oktober 8, 2009 at 10:34 am
Ya. Dan memang persiapan yang paling besar adalah komitmen diantara keduanya.
Posted by al on November 30, 2009 at 3:14 pm
helo, lam kenal
kebetulan browsing malah dpt tulisan ini. dan kebetulan lagi aku juga pernah nulis hal serupa, klik aja http://www.facebook.com/note.php?note_id=163565157122
kalo suka tulisan2 model begini kita bisa share, ini kumpulan punyaku: http://www.facebook.com/notes.php?id=612012605
Posted by bisma on Desember 3, 2009 at 4:41 am
yup….thanks for sharring….tulisan yang bagus….