Keseharian di tengah berita-berita ‘Besar’

Kasus KPK dan skandal Bank Century benar-benar menjadi sebuah berita bak “sirkus di dalam kotak kaca”. Isyu-isyu besar sepertinya mengalahkan berita-berita yang lebih menyentuh hidupku : gerimis, UTS yang baru kelar, tarif air dan listrik yang “tak terasa” membesar dan sebagainya.

Baiklah, ijinkan aku bercerita tentang gerimis: gerimis kini datang sebagai bagian dari keseharianku di waktu siang dan sore. Baru beberapa hari ini saja matahari tampak terang menyapaku lewat jendela ini. Sinarnya menjadi sesuatu yang berharga di tengah-tengah hari yang mendung dan kelabu.

Terbitnya gerimis mengundang teman lamanya kembali: payung. Payung yang mempunyai banyak corak di dalamnya: garis-garis, polkadot, dll. Payung yang selalu membawa kenangan pada saat-saat aku dan kamu berjalan berdua menyelusuri selasar kampus, nun jauh di waktu yang terus berlalu.

Saat berbicara tentang gerimis dan payung, aku menyadari sesuatu.

Betapa media mempunyai pengaruh yang sangat kuat dalam melihat kehidupan. Media mampu menjadi ‘pengalih perhatian’ dari hal-hal yang semestinya lebih menjadi prioritas dalam kehidupan. Apa memang ada yang ‘sengaja’ mengalihkannya? Dan jawabannya hanya terbawa angin…hehehe…

One thought on “Keseharian di tengah berita-berita ‘Besar’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s