How do you kill an idea?

Dan jawabannya: saya tidak tahu. Sejarah telah memperlihatkan kepada kita bahwa kekuasaan memang punya kecenderungan untuk “membunuh” ide-ide yang berseberangan dengan dirinya. Musik Koes Plus pernah di-banned, gagasan-gagasan berbau “kiri” pernah dilarang keras dan sebagainya.

Itu juga yang terlontar saat saya memikirkan Wikileaks.

Situs yang berisi bocoran dokumen-dokumen rahasia AS ini memang tengah jadi pembicaraan dimana-mana. Profil Julian Assange (sang pendiri) beserta sepak terjang pendukungnya (para hacker) telah menjadi berita utama dari beragam media.Di Indonesia, situs ini bahkan telah mempunyai “kembarannya” yaitu Indoleaks.

Kembali ke pertanyaan awal, saya kira ide memang tidak bisa dibunuh. Ia hanya bisa “dipertandingkan” dan dikalahkan dengan ide yang lainnya. Komunisme dikalahkan dengan telak oleh kapitalisme yang sedang mengglobal saat ini serta konsumerisme bisa diredam dengan prinsip DIY dan sikap tawadhu.

Pembungkaman ide melalui kekuasaan hanya akan dipersepsikan banyak orang sebagai martir. Dan ini hanya akan membangkitkan motivasi banyak orang untuk bersimpati dan membelanya.

Sebuah ide tidak mungkin dibunuh. Tapi mungkin ia dapat dianalisis, direfleksikan dan akhirnya ditolak karena atas dasar  referens dan argumentasi tertentu.

Setuju?…Hmmm…..

Image taken from Google.

Iklan

2 thoughts on “How do you kill an idea?

    • betul…tapi seberapa lama kekuatan yang memberangus tadi akan abadi? Mungkin pada akhirnya kita harus selalu ingat bahwa ada sisi lain dari sejarah yang terlanjur dijejali ke kepala kita…peace!…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s