SORE


Senja itu telah datang, menjemputnya. Cahaya emas yang berhamburan dari balik jendela. Suara kaki dan diskusi yang semakin menjauh. Nafas dan denyut kota semakin mengendur. Orang-orang berhamburan pulang, cair, membaur. Terlihat antrian yang terasa semakin panjang. Di toko-toko, di jalan.

Kemana aku akan pulang? Pertanyaan itu memantul di sudut-sudut kota. Kota yang berdinding kaca dan besi. Di mana-mana. Lalu hatinya pun kembali luka. Di sela-sela angin yang berhembus di ruang-ruang kota. Lampu-lampu yang berpedar, menjemputnya. Pulang, tapi kemana arahnya? Ada sesuatu yang tiba-tiba terbuka, lalu hilang, menjauh, entah ke mana.

Image from google

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s