Hijau…

Hijau bukan lagi sekedar warna.

Kini, “hijau” telah merambah ke berbagai bidang kehidupan.

Di bidang arsitektur, ia telah mewujud dalam rancangan rumah ataupun desain yang ramah lingkungan dan juga sustainable. Di bidang makanan, ia menjadi resep dan menu makanan organik. Di bidang gaya hidup, olahraga, bersantai di spa menjadi contoh yang bisa dikedepankan. Di bidang energi, ia menjadi sebuah usaha panjang untuk menemukan energi alternatif selain dari energi fosil.

Hijau tidak lagi sebatas slogan, ia telah jadi sebuah kesadaran global.

Tapi apa sih yang sebetulnya disebut dengan kesadaran global? Apakah ia sebuah (lagi-lagi) semboyang dari dunia maju yang diserap mentah-mentah oleh dunia berkembang? Apakah ia sesuatu yang dibungkus rapi tapi berintikan kapitalisme dan konsumerisme? Sesuatu yang timbul oleh rasa bersalah dan kesalahan Barat kepada Timur? Atau sebuah “kegenitan baru” dari suatu lapisan masyarakat yang menamakan dirinya kelompok menengah yang ingin membedakan diri dari kalangan di bawahnya?

Saya jadi teringat ucapan teman saya bahwa: “Disaat kita berlari sepenuh tenaga menuju modernisasi (Barat), dunia Barat sendiri sedang berjalan cepat menuju ke Timur.” Ironis, tapi saya rasa ia benar. Spiritualitas, pola hidup yang dekat dan bersahabat dengan alam, semakin menjadi pilihan masa kini.

Dan dunia-pun (seharusnya) kian hijau…

Tapi apakah hijau, apakah merah? Mana sih “Timur” dan dimanakah “Barat”?

And the answer my friend, is blowing slowly with the wind…

PS: ini salah satu cara supaya kamu bisa berpartisipasi menghijaukan planet ini.